Udah denger rencana pembatasan Premium bersubsidi untuk kendaraan pribadi pada awal tahun 2011??
Para pengusaha tentu kawatir terhadap dampak pada sektor industri dari pembatasan penggunaan BBM bersubsidi. Pengusaha mengkhawatirkan adanya pembatasan penggunaan BBM bersubsidi akan berdampak kepada kenaikan ongkos produksi (cost of production).
Menurut Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Suryo Bambang Sulisto mengungkapkan, jika benar kekhawatiran pengusaha yakni pembatasan BBM bersubsidi akan mempengaruhi cost of production maka akan berdampak kepada penurunan daya saing.
Nah, sebetulnya rencana Pemerintah ini dapat kita lihat dan analisa dari berbagai sudut pandang. Dari sudut pandang ekonimi, sosial, politik dll. Juga dari sudut pandang Pemerintah, Pengusaha, Konsumen/Rakyat dll.
Ayo coba belajar menganalisa yuk. kira2 apa keuntungan dan kerugian kebijakan ini? Dampak bagi Pemerintah, Pengusaha dan rakyat pada umumnya? Efek sosial pada masyarakat?
Sampai, bisa ngga kamu menganalisa bisnis baru yang mungkin muncul dari kebijakan ini?
Atau analisa baru yang fresh muncul dari pikiran kamu sendiri? ayo di share
.
Kamis, 16 Desember 2010
Senin, 13 Desember 2010
Strategi Sandwich
Setiap produk dilempar ke pasar dengan target market/pasar yang sudah ditentukan oleh perusahaan. Inilah yang disebut segmen pasar produk. Sebagai contoh produk rokok, ada yang menyasar segmen menengah ke atas, misalnya rokok Dji Sam Soe, Marlboro dll dan ada pula yang menyasar segmen menengah ke bawah, misalnya rokok Lodjie, Rindang dll. Tentu strategi pemilihan segmen pasar ini adalah salah satu kebijakan penting yang harus diputuskan oleh perusahaan.
Menurut Tung Desem Waringin, dalam Marketing Revolution, meski kita biasanya memasarkan produk atau jasa untuk segmen atas, sebenarnya kita juga bisa mengoptimalkan pemasaran di segmen yang berbeda, termasuk di segmen bawah sekalipun. Pertanyaannya, ”Bagaimana caranya? Apakah nantinya tidak akan merusak atau mematikan produk atau jasa kita di segmen atas?” Salah satu caranya, gunakan teknik sandwich.
Mungkin kita sudah pernah dengar kan? Apa itu teknik sandwich? Apa hubungan sandwich dengan pemasaran? Jika ternyata ada peluang di segmen lain yang berbeda dengan segmen pasar kita sebelumnya dan ternyata peluang itu juga bisa menguntungkan untuk jangka panjang, sebaiknya kita juga bisa membuat produk atau jasa untuk segmen baru tersebut. Dan jika kita rancang dan kerjakan dengan baik, sebenarnya kita juga bisa mendapatkan hasil yang optimal. Penggunaan teknik sandwich ini memungkinkan kita untuk meletakkan kompetitor di tengah-tengah kita.
Jadi kita tetap bisa memasarkan produk segmen atas, tapi kita juga bisa memasarkan dan bersaing untuk produk segmen bawah sehingga, meskipun ada perusahaan dengan produk atau jasa yang sejenis dan menjual produknya dengan harga murah, bahkan banyak melakukan promo harga super murah, kita pun tetap bisa memberikan persaingan yang positif dan menguntungkan tanpa harus mengorbankan merek kita di segmen atas atau premium.
Sebagai contoh bisnis maskapai penerbangan. Sebagai bisnis yang cukup eksklusif dengan konsumen yang sebagian besar kalangan orang berada/kaya. Namu seperti kita lihat, baca atau dengar, bahwa semakin hari semakin banyak maskapai penerbangan baru yang membanting harganya. Bahkan hingga harga yang lebih murah dari kereta api antar kota. Bahkan pula ada yang bisa lebih murah dari tiket bus antarkota!
Oleh karena itu, maskapai penerbangan yang biasanya memasarkan produknya untuk segmen menengah atas, sebenarnya juga bisa bersaing dan tidak perlu merasa terganggu. Di antaranya dengan membuat produk baru yang bisa memberikan harga lebih terjangkau kepada konsumen (di bawah nama/brand yang sudah terkenal untuk maskapai menengah atasnya yang ada sebelumnya). Namun untuk melakukan, kita harus menggarapnya dengan serius. Jika tidak digarap dengan serius bisa menjadi bumerang bagi perusahaan Anda. Bahkan bisa menjadi bumerang bagi nama produk atau jasa kita yang sudah mapan sebelumnya. Meskipun harganya terjangkau, pastikan memberi pelayanan yang baik dan memenuhi standar yang ada.
Yang terakhir ini biasanya cukup banyak diabaikan. Memberi harga murah tapi fasilitas yang tidak memadai sehingga malah banyak orang komplain karena tidak puas dan tidak mau lagi menggunakannya. Salah satu merek handphone ternama di Indonesia rupanya juga mampu melakukan teknik sandwich yang baik. Selain menjual berbagai produk menengah atasnya, merek handphone ternama tersebut juga sangat serius untuk menggarap produk untuk segmen bawah dengan kualitas yang bisa diandalkan pula.
Sebagai contoh, meski terjadi perang harga yang sangat ketat dalam pemasaran handphone kelas menengah bawah, salah satu merek handphone ternama tersebut rupanya sangat jeli melihat peluang yang ada di segmen pasar yang unik (perusahaan lain mungkin belum memikirkannya dengan matang).
Salah satunya adalah segmen bawah yang lebih spesifik, yaitu petani. Apa hubungannya petani dengan handphone? Apa keuntungannya menggarap pangsa petani? Apa pula nilai tambah yang bisa ditawarkan? Ternyata kita bisa mengetahui ada produk handphone dari merek ternama dengan harga murah, tapi bisa sangat membantu petani, antara lain bisa mengetahui up date layanan informasi mengenai harga pasar, harga komoditas yang ada, informasi tentang pertanian, prakiraan cuaca, dan berbagai layanan menarik lain yang bisa membantu para petani tersebut. Ini merupakan terobosan yang dahsyat karena seperti kita ketahui bahwa petani di Indonesia jumlahnya sangat besar.
So, meski dianggap segmen bawah, jika bisa menjadi market leader untuk segmen ini tentu akan mampu menghasilkan keuntungan yang dahsyat pula. Oleh karena itu, dalam kondisi apa pun, jangan mudah terpancing oleh persaingan harga, baik dari kompetitor ataupun dari produk atau jasa yang kelasnya di bawah Anda. Anda tetap bisa fokus untuk mengembangkan pemasaran di segmen atas Anda. Namun Anda juga bisa menggarap segmen pasar menengah bawah dengan baik. Tentunya dengan suatu inovasi yang lebih berguna bagi konsumen dan memiliki nilai tambah sangat menarik bagi pembelinya.
Apalagi dengan diversifikasi segmen ini, kita bisa memilih, di segmen manakan produk kita bisa berjaya, atau syukur-syukut bisa berjaya di semua segmen
Nah,, tentu sekali lagi pengatahuan ekonomi, insting bisnis dan kemauan yang harus selalu kita asah..
btw.. ada yang bisa menebak, apakah merk handphone yang dicontohkan di atas?........
Atau malah bisa memberi contoh lain dari Produk / Perusahaan yang menggunakan strategi Sandwich?
Senin, 01 November 2010
IPO Krakatau Steel
Udah denger soal rencana privatisasi Krakatau Steel?
Krakatau Steel berencana melepaskan 3.155.000.000 saham baru ke publik dan mencatatkannya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 November 2010. Pernyataan efektif telah diperoleh pada 29 Oktober 2010. Masa Penawaran akan digelar pada 2-4 November 2010. Penjatahan pada 8 November 2010. Distribusi pada 9 November 2010.
Harga pelaksanaan IPO ditetapkan sebesar Rp 850 per saham dari kisaran harga yang ditetapkan sebesar Rp 800-1.050 per lembar. Dengan harga Rp 850, maka total perolehan dana IPO sebesar Rp 2,681 triliun. Dalam IPO ini, KS menunjuk 3 penjamin emisi (underwriter) yakni PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Bahana Securities.
Dalam proses bookbuilding yang telah digelar dan berakhir pekan lalu, KS berhasil memperoleh pesanan hingga 30 miliar saham atau hampir 9 kali dari jumlah saham yang dilepas ke publik.
Please komen, setujukah kamu dengan rencana privatisasi ini? atau malah pengen beli sahamnya? :)
Krakatau Steel berencana melepaskan 3.155.000.000 saham baru ke publik dan mencatatkannya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 November 2010. Pernyataan efektif telah diperoleh pada 29 Oktober 2010. Masa Penawaran akan digelar pada 2-4 November 2010. Penjatahan pada 8 November 2010. Distribusi pada 9 November 2010.
Harga pelaksanaan IPO ditetapkan sebesar Rp 850 per saham dari kisaran harga yang ditetapkan sebesar Rp 800-1.050 per lembar. Dengan harga Rp 850, maka total perolehan dana IPO sebesar Rp 2,681 triliun. Dalam IPO ini, KS menunjuk 3 penjamin emisi (underwriter) yakni PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Bahana Securities.
Dalam proses bookbuilding yang telah digelar dan berakhir pekan lalu, KS berhasil memperoleh pesanan hingga 30 miliar saham atau hampir 9 kali dari jumlah saham yang dilepas ke publik.
Please komen, setujukah kamu dengan rencana privatisasi ini? atau malah pengen beli sahamnya? :)
Wilayah dengan beberapa mata uang
Tiap negara mempunyai mata uang masing-masing. Tapi pada prakteknya akan terjadi di suatu wilayah mengakui beberapa mata uang untuk dipakai dalam proses transaksi. Contohnya di Marketing Point Skouw, Muara Tami, Jayapura, Papua, pasar yang terletak paling timur Indonesia.
Di daerah perbatasan sana, masyarakat menggunakan dua mata uang sekaligus untuk bertransaksi.
Untuk menuju pasar tersebut, perlu waktu dua jam perjalanan darat dari Jayapura. Di sana, masyarakat bisa membeli berbagai aneka barang, dari pakaian, anak, aksesoris, hingga kebutuhan pokok.
Banyak alasan yang membuat warga Papua Nugini berbelanja di sana. Dari harga yang lebih murah, sampai kualitas barang yang sangat bagus.
Banyaknya warga Papua maupun Papua Nugini yang berbelanja, membuat transaksi tak selalu menggunakan mata uang rupiah. Tidak sedikit di antara warga yang memakai kina, mata uang Papua Nugini.
Inilah yang membuat pasar tersebut terlihat berbeda dengan tempat transaksi lainnya.
Bahkan di beberapa tempat lain ada yang menggunakan 3 mata uang sekaligus. Bisa kasih contoh?
Di daerah perbatasan sana, masyarakat menggunakan dua mata uang sekaligus untuk bertransaksi.
Untuk menuju pasar tersebut, perlu waktu dua jam perjalanan darat dari Jayapura. Di sana, masyarakat bisa membeli berbagai aneka barang, dari pakaian, anak, aksesoris, hingga kebutuhan pokok.
Banyak alasan yang membuat warga Papua Nugini berbelanja di sana. Dari harga yang lebih murah, sampai kualitas barang yang sangat bagus.
Banyaknya warga Papua maupun Papua Nugini yang berbelanja, membuat transaksi tak selalu menggunakan mata uang rupiah. Tidak sedikit di antara warga yang memakai kina, mata uang Papua Nugini.
Inilah yang membuat pasar tersebut terlihat berbeda dengan tempat transaksi lainnya.
Bahkan di beberapa tempat lain ada yang menggunakan 3 mata uang sekaligus. Bisa kasih contoh?
Rabu, 27 Oktober 2010
elastisitas permintaan
konsumen biasanya membeli lebih dari satu barang ketika barang turun, pendapatan meningkat, harga barang substitusi naik, atau ketika harga barang komplemen turun.
jadi, arah perubahan dimana jumlah barang yang diminta bergerak, dan bukan seberapa besar perubahannya. Untuk mengukur seberapa besar para konsumen merespons perubahan dalam variable-variabel tersebut, para ekonom menggunakan konsep elastisitas (elasticity).
Demand
Jumlah suatu barang yang diminta oleh konsumen dipengaruhi oleh beberapa hal diantaranya :
- Harga barang itu sendiri
- Harga barang yang lain
- Pendapatan dan Selera Konsumen
Jadi jumlah barang X yang diminta dipengaruhi oleh barang X itu sendiri, harga barang lain ( baik yang sifatnya substitusi maupun yang sifatnya komplementer ) atau pendapatan dan selera konsumen.
Law of demand:
Mempunyai slope negatif (-) yaitu “Semakin tinggi harga barang maka jumlah barang yang diminta semakin sedikit dan begitu pula sebaliknya”. Apabila harga barang X mengalami penurunan, sedangkan harga barang lain tetap, maka barang X relatif murah sehingga jumlah barang X diminta lebih besar. Jika harga barang X mengalami penurunan sedangkan pendapatan tetap artinya pendapatan relatif meningkat sehingga jumlah barang X yang dibeli meningkat.
Elastisitas
Adalah ukuran besarnya respons jumlah permintaan atau jumlah penawaran terhadap perubahan salah satu penentunya.
Elastisitas permintaan adalah ukuran besarnya respons jumlah permintaan suatu barang terhadap perubahan variable yang mempengaruhi, dihitung sebagai perubahan persentase jumlah permintaan dibagi dengan perubahan persentase variable yang mempengaruhi atau dengan kata lain perbandingan (rasio) antara persentase perubahan jumlah barang yang diminta dengan persentase perubahan harga.
Dengan demikian elastisitas permintaan mengukur derajat kepekaan perubahan jumlah yang diminta terhadap perubahan harga.
Terkait dengan permintaan kita jumpai beberapa jenis elastisitas, antara lain: a. Price elasticity of demand (elastisitas harga)
b. Cross elasticity of demand (elastisitas silang)
c. Income elasticity of demand (elastisitas pendapatan)
Penentu-penentu Elastisitas Permintaan
Tersedianya Barang Substitusi yang Terdekat
Barang-barang dengan substitusi terdekat cenderung memiliki permintaan yang lebih elastis karena mempermudah para konsumen untuk mengganti barang tersebut dengan yang lain. Misalnya, mentega dan margarin merupakan barang yang mudah diganti dengan yang lain. Kenaikan harga mentega sedikit saja, jika harga margarin tetap, akan mengakibatkan jumlah mentega yang terjual turun dratis. Sebaliknya, karena telur merupakan makanan tanpa substitusi dekat, maka permintaan akan telur tidak seelastis permintaan akan mentega.
Barang-barang dengan substitusi terdekat cenderung memiliki permintaan yang lebih elastis karena mempermudah para konsumen untuk mengganti barang tersebut dengan yang lain. Misalnya, mentega dan margarin merupakan barang yang mudah diganti dengan yang lain. Kenaikan harga mentega sedikit saja, jika harga margarin tetap, akan mengakibatkan jumlah mentega yang terjual turun dratis. Sebaliknya, karena telur merupakan makanan tanpa substitusi dekat, maka permintaan akan telur tidak seelastis permintaan akan mentega.
Kebutuhan versus Kemewahan
Kebutuhan cenderung memiliki permintaan yang inelastic, sebaliknya kemewahan memiliki permintaan yang elastis. Ketika biaya berobat ke dokter meningkat, oreng tidak akan secara dramatis mengubah frekuensi mereka ke dokter, meskipun mungkin tidak sesering sebelumnya. Sebaliknya ketika kapal pesiar meningkat, maka jumlah permintaan kapal pesiar akan turun banyak. Alasannya karena kebanyakan orang melihat berobat ke dokter sebagai suatu kebutuhan, sedangkan kapal pesiar sebagai suatu kemewahan. Suatu barang merupakan suatu kebutuhan atau suatu kemewahan tidak tergantung pada sifat hakiki barang itu, tetapi pada pilihan pembeli. Bagi seorang pelaut yang tidak terlalu memperhatikan kesehatannya, kapal pesiar mungkin sebuah kebutuhan dengan permintaan yang inelastis, sedangkan berobat ke dokter adalah kemewahan dengan permintaan yang elastis.
Definisi Pasar
Elastisitas permintaan dalam segala jenis pasar bergantung pada bagaimana kita menggambarkan batas-batas pasar. Pasar yang terdefinisi sempit cenderung memiliki permintaan yang lebih elastis dibandingkan yang terdefinisi luas, karena lebih mudah menemukan substitusi untuk barang-barang yang terdefinisi secara sempit. Misalnya, makanan, sebuah kategori yang luas, memiliki permintaan yang inelastis karena tidak ada barang substitusi untuk makanan. Es krim, sebuah kategori yang lebih sempit, memiliki permintaan yang lebih elastis karena mudah untuk menggantinya dengan pencuci mulut lain. Es krim vanilla, sebuah kategori yang sangat sempit, memiliki permintaan yang sangat elastis karena rasa lain es krim merupakan barang substitusi yang hampir sempurna untuk vanilla.
Rentang Waktu
Barang-barang cenderung memiliki permintaan yang lebih elastis selama kurun waktu yang lebih panjang. Ketika harga bensin naik, jumlah permintaan bensin hanya sedikit mengalami kemerosotan pada beberapa bulan pertama. Namun setelah itu, bagaimanapun juga, orang-orang akan membeli mobil-mobil yang lebih irit bahan bakar, menggunakan transportasi umum, dan pindah ke tempat kerja yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka. Dalam beberapa tahun, jumlah permintaan bensin akan menurun dratis.
Menghitung Elastisitas Permintaan
Para ekonom menghitung elastisitas permintaan sebagai perubahan persentase jumlah permintaan dibagi perubahan persentase variable yang mempengaruhi, yang bisa dimisalkan dengan variable harga
Elastisitas harga permintaan = perubahan jumlah prosentase permintaan / perubahan prosentase harga
Kebutuhan cenderung memiliki permintaan yang inelastic, sebaliknya kemewahan memiliki permintaan yang elastis. Ketika biaya berobat ke dokter meningkat, oreng tidak akan secara dramatis mengubah frekuensi mereka ke dokter, meskipun mungkin tidak sesering sebelumnya. Sebaliknya ketika kapal pesiar meningkat, maka jumlah permintaan kapal pesiar akan turun banyak. Alasannya karena kebanyakan orang melihat berobat ke dokter sebagai suatu kebutuhan, sedangkan kapal pesiar sebagai suatu kemewahan. Suatu barang merupakan suatu kebutuhan atau suatu kemewahan tidak tergantung pada sifat hakiki barang itu, tetapi pada pilihan pembeli. Bagi seorang pelaut yang tidak terlalu memperhatikan kesehatannya, kapal pesiar mungkin sebuah kebutuhan dengan permintaan yang inelastis, sedangkan berobat ke dokter adalah kemewahan dengan permintaan yang elastis.
Definisi Pasar
Elastisitas permintaan dalam segala jenis pasar bergantung pada bagaimana kita menggambarkan batas-batas pasar. Pasar yang terdefinisi sempit cenderung memiliki permintaan yang lebih elastis dibandingkan yang terdefinisi luas, karena lebih mudah menemukan substitusi untuk barang-barang yang terdefinisi secara sempit. Misalnya, makanan, sebuah kategori yang luas, memiliki permintaan yang inelastis karena tidak ada barang substitusi untuk makanan. Es krim, sebuah kategori yang lebih sempit, memiliki permintaan yang lebih elastis karena mudah untuk menggantinya dengan pencuci mulut lain. Es krim vanilla, sebuah kategori yang sangat sempit, memiliki permintaan yang sangat elastis karena rasa lain es krim merupakan barang substitusi yang hampir sempurna untuk vanilla.
Rentang Waktu
Barang-barang cenderung memiliki permintaan yang lebih elastis selama kurun waktu yang lebih panjang. Ketika harga bensin naik, jumlah permintaan bensin hanya sedikit mengalami kemerosotan pada beberapa bulan pertama. Namun setelah itu, bagaimanapun juga, orang-orang akan membeli mobil-mobil yang lebih irit bahan bakar, menggunakan transportasi umum, dan pindah ke tempat kerja yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka. Dalam beberapa tahun, jumlah permintaan bensin akan menurun dratis.
Menghitung Elastisitas Permintaan
Para ekonom menghitung elastisitas permintaan sebagai perubahan persentase jumlah permintaan dibagi perubahan persentase variable yang mempengaruhi, yang bisa dimisalkan dengan variable harga
Elastisitas harga permintaan = perubahan jumlah prosentase permintaan / perubahan prosentase harga
Sebagai contoh anggaplah bahwa peningkatan 10 persen harga es krim mengakibatkan jumlah es krim yang anda beli turun hingga 20 persen. Kita menghitung elastisitas permintaan anda sebagai berikut:
Elastisitas harga permintaan = 20% / 10% = 2
Dalam contoh ini, elastisitasnya adalah 2, mencerminkan bahwa perubahan jumlah permintaan sebanding dengan dua kali besarnya perubahan harga.
Karena jumlah barang yang di minta berhubungan negatif dengan harganya,maka perubahan presentase jumlah akan selalu memiliki tanda yang berlawanan dengan perubahan presentase harga. Dalam contoh ini, perubahan presentase harga adalah positif 10 persen (mencerminkan sebuah peningkatan), dan perubahan presentase jumlah yang di minta adalah negatif 20 persen (mencerminkan sebuah perunan). Atas alasan ini, elastisitas harga permintaaan terkadang di nyatakan sebagai bilangan negatif. Dalam buku ini kita mengikuti praktik umum dengan menghilangkan tanda minus dan menuliskan semua elastisitas harga sebagai bilangan positif (Para matematikawan menyebutnya sebagai nilai absolute). Dengan kesepakatan ini, elastisitas ini elastisitas harga yang lebih besar menyatakan ketanggapan yang lebih besar dari jumlah terhadap harga permintaan.
Elastisitas harga permintaan = 20% / 10% = 2
Dalam contoh ini, elastisitasnya adalah 2, mencerminkan bahwa perubahan jumlah permintaan sebanding dengan dua kali besarnya perubahan harga.
Karena jumlah barang yang di minta berhubungan negatif dengan harganya,maka perubahan presentase jumlah akan selalu memiliki tanda yang berlawanan dengan perubahan presentase harga. Dalam contoh ini, perubahan presentase harga adalah positif 10 persen (mencerminkan sebuah peningkatan), dan perubahan presentase jumlah yang di minta adalah negatif 20 persen (mencerminkan sebuah perunan). Atas alasan ini, elastisitas harga permintaaan terkadang di nyatakan sebagai bilangan negatif. Dalam buku ini kita mengikuti praktik umum dengan menghilangkan tanda minus dan menuliskan semua elastisitas harga sebagai bilangan positif (Para matematikawan menyebutnya sebagai nilai absolute). Dengan kesepakatan ini, elastisitas ini elastisitas harga yang lebih besar menyatakan ketanggapan yang lebih besar dari jumlah terhadap harga permintaan.
Elastisitas Harga (Exx)
Elastisitas harga dimanfaatkan untuk menentukan sifat permintaan suatu barang. Elastisitas harga dapat dibedakan menjadi:
- Elastis yaitu Permintaan suatu barang bersifat elastis apabila elastisitas haga lebih besar dari 1.
- In elastis (Tidak Elastis) yaitu Permintaan suatu barang bersifat inelastis apabila elastisitas harga lebih kecil dari 1.
- Elastisitas Tunggal (Uniter) yaitu Permintaan suatu barang bersifat elastisitas tunggal apabila elastisitas harga sama dengan 1.
Exx = %∆Q / %∆P = ∆Qx/∆Px x Px/Qx
Elastisitas Silang (Exy)
Elastisitas silang dimanfaatkan untuk menentukan sifat hubungan antar barang. Sifat hubungan antar barang dapat dibedakan menjadi:
- Barang Substitusi (Saling menggantikan) merupakan sifat hubungan antar barang dikatakan substitusi apabila elastisitas silang lebih besar dari nol (Positif).
- Barang Komplementer (Saling melengkapi) merupakan sifat hubungan antar barang dikatakan komplementer apabila elastisitas silang lebih kecil dari nol (Negatif).
- Hubungan Netral merupakan sifat hubungan antar barang dikatakan netral apabila elastisitas silang sama dengan nol.
Exy = ∆Qx/∆Py x Py/Qx
Elastisitas Pendapatan (Exi)
Elastisitas pendapatan dimanfaatkan untuk menentukan suatu barang masuk ke dalam kelompok atau jenis barang apa. Jenis barang dapat dibedakan menjadi:
- Barang Superior (Barang Mewah) adalah barang yang perubahan jumlah barang yang diminta lebih besar dari pada perubahan pendapatan konsumen. Suatu barang dikatakan barang mewah apabila elastisitas pendapatannya lebih besar dari 1.
- Barang Inferior adalah barang yang apabila pendapatan konsumen bertambah maka jumlah barang yang diminta justru semakin berkurang. Suatu barang dikatakan barang inferior apabila elastisitas pendapatannya lebih kecil dari nol (negatif).
- Barang Normal (Kebutuhan sehari-hari) adalah barang yang perubahan jumlah barang yang diminta lebih kecil dari perubahan pendapatan konsumen. Suatu barang dikatakan barang normal apabila elastisitas pendapatannya positif tapi kurang dari 1 (0<1)>
Exi = ∆Qx/∆I x I/Qx
Keterangan : I = Income (pendapatan)
Kamis, 07 Oktober 2010
Mata-mata bisnis
Sekarang ini, apa sih yang tidak bisa diproduksi oleh China?
Mengapa mereka bisa memproduksi hampir apa saja, teknologi dari mana saja. Let see mungkin ini bisa membantu menjelaskan.Sudah pernah dengar istilah mata-mata bisnis? Keberadaan mata-mata bisnis, mata-mata ekonomi, mata-mata industri itu mungkin salah satu faktor yang terlibat di sini. Bisa jadi kan?!
Waspadalah, waspadalah dan gunakan segala kekuatan mata-mata untuk berbagai bisnis. Demikian Sun Zi dalam tulisanya, The Art of War bab 13.Kata-kata Sun Zi tampaknya diamini China dalam era informasi ini. Untuk mencari informasi yang diperlukan, China menggunakan segala macam cara; baik yang klasik dengan mengutamakan seks dan uang maupun cara baru yang lebih canggih.
Belakangan, spionase industri lebih banyak dilakukan ketimbang spionase soal politik.
Jerman, misalnya, menyatakan telah kehilangan 53 miliar euro setahun karena kehilangan kesempatan mengembangkan industrinya. Pencuri informasi utamanya tentu saja China.
FBI (AS) bahkan memandang China sebagai ancaman spionase terbesar bagi AS saat ini. ”China merupakan ancaman terbesar bagi AS,” ujar David Szady, mantan Asisten Direktur untuk Divisi Kontra-Intelijen FBI.
Sebuah laporan yang ditulis oleh agen mata-mata Inggris, M15, menyatakan, mata-mata China menyamar lewat berbagai macam cara, termasuk mendekati eksekutif-eksekutif Inggris dengan jebakan seks sehingga dapat memeras untuk mendapatkan informasi mengenai rahasia komersial.
Dokumen M15 juga menyebutkan bahwa para anggota Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dan agen Kementerian Keamanan Dalam Negeri mendekati pebisnis Inggris dalam pameran perdagangan dan memberi hadiah kepada mereka.
Di antara hadiah itu adalah kamera dan flashdisk. Namun, di dalamnya telah dimasukkan berbagai macam peranti lunak untuk mendapatkan akses ke komputer para eksekutif itu.
Kerepotan tidak hanya melanda M15, tetapi juga FBI. Badan federal AS ini telah mengirimkan dan melatih ratusan orang untuk menghadapi intelijen China, termasuk tim khusus yang memfokuskan diri pada spionase ekonomi.
Negara lain yang memutuskan hendak memberantas mata-mata China adalah Kanada. Biro mata-mata Kanada (CSIS) mengatakan, Pemerintah China melalui perusahaan milik negara telah melakukan spionase ekonomi di Kanada.
Pemerintah China melalui berbagai pintu, seperti Kementerian Luar Negeri dan juru bicara di berbagai Kedutaan Besarnya, menolak tuduhan tersebut. Berlanjut Beberapa kasus mencuat dalam perang ”mata-mata” ini, baik di China maupun di luar China. Di AS, pemerintah telah menangani lebih dari belasan kasus individu yang dituduh memberi informasi industri dan pertahanan ke tangan China.
Sebagai contoh adalah kasus Dongfan ”Greg” Chung yang didakwa bersalah karena telah melakukan spionase ekonomi dan menyimpan 300.000 halaman dokumen sensitif di rumahnya di California, AS. Ada pula kasus Chi Mak yang pada tahun 2007 dinyatakan bersalah oleh Pemerintah AS karena telah mengekspor teknologi pertahanan ke China.
Di China sendiri, kasus yang masih hangat adalah tuduhan situs mesin pencari, Google, dan sekitar 30 perusahaan lain yang merasa telah disusupi. China beranggapan Google telah membantu AS memberikan informasi kepada mata-mata AS. Selain itu ada pula kasus penangkapan China terhadap eksekutif dari perusahaan pertambangan Australia Rio Tinto yang bernama Stern Hu.
Tampaknya perang tanpa api ini tidak akan berkesudahan. Teknologi dan industri harus terus dikembangkan untuk dapat membawa kemakmuran bagi rakyat. Segala cara dan upaya akan terus dilakukan untuk membuktikan siapa yang unggul.
Dalam lingkup kecil tentu saja spionase industri ini adalah spionase teknologi dan spionase penemuan baru antar perusahaan-perusahaan.
So,,,,, kalau kamu punya bisnis hati-hati! jangan-jangan salah satu karyawan kamu adalah mata-mata dari perusahaan lain yang ingin mencuri teknologi / teknik / inovasi / invention perusahaan kamu!
dan yang pasti.. jangan remehkan mata-mata bisnis !
data dan statistik saya ambil dari artikel JOICE TAURIS SANTI
Mengapa mereka bisa memproduksi hampir apa saja, teknologi dari mana saja. Let see mungkin ini bisa membantu menjelaskan.Sudah pernah dengar istilah mata-mata bisnis? Keberadaan mata-mata bisnis, mata-mata ekonomi, mata-mata industri itu mungkin salah satu faktor yang terlibat di sini. Bisa jadi kan?!
Waspadalah, waspadalah dan gunakan segala kekuatan mata-mata untuk berbagai bisnis. Demikian Sun Zi dalam tulisanya, The Art of War bab 13.Kata-kata Sun Zi tampaknya diamini China dalam era informasi ini. Untuk mencari informasi yang diperlukan, China menggunakan segala macam cara; baik yang klasik dengan mengutamakan seks dan uang maupun cara baru yang lebih canggih.
Belakangan, spionase industri lebih banyak dilakukan ketimbang spionase soal politik.
Jerman, misalnya, menyatakan telah kehilangan 53 miliar euro setahun karena kehilangan kesempatan mengembangkan industrinya. Pencuri informasi utamanya tentu saja China.
FBI (AS) bahkan memandang China sebagai ancaman spionase terbesar bagi AS saat ini. ”China merupakan ancaman terbesar bagi AS,” ujar David Szady, mantan Asisten Direktur untuk Divisi Kontra-Intelijen FBI.
Sebuah laporan yang ditulis oleh agen mata-mata Inggris, M15, menyatakan, mata-mata China menyamar lewat berbagai macam cara, termasuk mendekati eksekutif-eksekutif Inggris dengan jebakan seks sehingga dapat memeras untuk mendapatkan informasi mengenai rahasia komersial.
Dokumen M15 juga menyebutkan bahwa para anggota Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dan agen Kementerian Keamanan Dalam Negeri mendekati pebisnis Inggris dalam pameran perdagangan dan memberi hadiah kepada mereka.
Di antara hadiah itu adalah kamera dan flashdisk. Namun, di dalamnya telah dimasukkan berbagai macam peranti lunak untuk mendapatkan akses ke komputer para eksekutif itu.
Kerepotan tidak hanya melanda M15, tetapi juga FBI. Badan federal AS ini telah mengirimkan dan melatih ratusan orang untuk menghadapi intelijen China, termasuk tim khusus yang memfokuskan diri pada spionase ekonomi.
Negara lain yang memutuskan hendak memberantas mata-mata China adalah Kanada. Biro mata-mata Kanada (CSIS) mengatakan, Pemerintah China melalui perusahaan milik negara telah melakukan spionase ekonomi di Kanada.
Pemerintah China melalui berbagai pintu, seperti Kementerian Luar Negeri dan juru bicara di berbagai Kedutaan Besarnya, menolak tuduhan tersebut. Berlanjut Beberapa kasus mencuat dalam perang ”mata-mata” ini, baik di China maupun di luar China. Di AS, pemerintah telah menangani lebih dari belasan kasus individu yang dituduh memberi informasi industri dan pertahanan ke tangan China.
Sebagai contoh adalah kasus Dongfan ”Greg” Chung yang didakwa bersalah karena telah melakukan spionase ekonomi dan menyimpan 300.000 halaman dokumen sensitif di rumahnya di California, AS. Ada pula kasus Chi Mak yang pada tahun 2007 dinyatakan bersalah oleh Pemerintah AS karena telah mengekspor teknologi pertahanan ke China.
Di China sendiri, kasus yang masih hangat adalah tuduhan situs mesin pencari, Google, dan sekitar 30 perusahaan lain yang merasa telah disusupi. China beranggapan Google telah membantu AS memberikan informasi kepada mata-mata AS. Selain itu ada pula kasus penangkapan China terhadap eksekutif dari perusahaan pertambangan Australia Rio Tinto yang bernama Stern Hu.
Tampaknya perang tanpa api ini tidak akan berkesudahan. Teknologi dan industri harus terus dikembangkan untuk dapat membawa kemakmuran bagi rakyat. Segala cara dan upaya akan terus dilakukan untuk membuktikan siapa yang unggul.
Dalam lingkup kecil tentu saja spionase industri ini adalah spionase teknologi dan spionase penemuan baru antar perusahaan-perusahaan.
So,,,,, kalau kamu punya bisnis hati-hati! jangan-jangan salah satu karyawan kamu adalah mata-mata dari perusahaan lain yang ingin mencuri teknologi / teknik / inovasi / invention perusahaan kamu!
dan yang pasti.. jangan remehkan mata-mata bisnis !
data dan statistik saya ambil dari artikel JOICE TAURIS SANTI
KISI KISI UTS SMT 1 T.A. 2010/2011
KISI-KISI UTS semester 1 2010/2011
No. | Kompetensi Dasar / Indikator | Materi | Indikator Soal |
1. | Mengidentifikasi kebutuhan manusia | Human Need and The Accomplishment | klasifikasi kebutuhan manusia Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan |
2 | Mendeskripsikan berbagai sumber ekonomi yang langka dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas | Human Need and The Accomplishment | Penyebab kelangkaan, Memahami biaya peluang |
3 | Mengidentifikasi masalah pokok ekonomi, yaitu tentang apa, bagaimana dan untuk siapa barang diproduksi | Human Need and The Accomplishment | Masalah ekonomi klasik dan modern |
4 | Mengidentifikasi hilangnya kesempatan pada tenaga kerja bila melakukan produksi di bidang lain | Human Need and The Accomplishment | Konsekuensi biaya peluang |
5. | Mengidentifikasi sistem ekonomi untuk memecahkan masalah ekonomi | Sistem Ekonomi | Ciri,kelemahan,kebaikan sistem ekonomi |
6 | Mendeskripsikan pola perilaku konsumen dan produsen dalam kegiatan ekonomi | Perilaku konsumen dan Produsen | Definisi nilai guna total,nilai marginal Hukum gossen I,II Kurva indiferen Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi |
7. | Mendeskripsikan Circulair Flow Diagram | Perilaku konsumen dan Produsen | siswa diminta memilih peran yang benar dari pelaku kegiatan ekonomi |
8. | Mendeskripsikan peran konsumen dan produsen | Perilaku konsumen dan Produsen | definisi konsumsi,konsumsi dan distribusi, tujuan konsumsi dan produksi, kegiatan konsumsi, peningkatan kualitas produksi, perilaku produsen |
9. | Menerapkan rumus persamaan dasar | Penggolongan dan persamaan dasar | Penggolongan akun ke dalam Riil, Nominal,H,U,M,P,B |
penggolongan akun ke dalam CA,FA,LTL,R,E | |||
persamaan dasar |
Rabu, 29 September 2010
Economics Study Case X-002-001
When people want to consume something, there must be someone who produces it. For example, we have a meal with rice that has been produced by farmers. Now, if we observe, we will notice that many rice fields are converted into company, office, factory or house. Actually the amount of foodstuff which is needed by people should also be increased in line with the increase of population, but the area of rice fields keeps decreasing instead.
Please indentify the causes and future effects this problem? And Can you contribute some solutions? Make your argument !
Selasa, 07 September 2010
Malaysia yang makin merajalela
Hubungan RI dan Malaysia beberapa kali mengalami masalah. Banyak masyarakat merasa gerah dan emosi pada Malaysia. Tapi apakah anda tahu maraknya bisnis milik Malaysia di Indonesia?
Saat ini, paling tidak tercatat sudah ada 100 perusahaan milik Malaysia di Indonesia. Para investor dari negeri jiran itu merambah dari sektor perkebunan, perbankan, asuransi, telekomunikasi, migas, otomotif, penerbangan, properti hingga pendidikan.
Di sektor perbankan, Malaysia memiliki BII, CIMB Niaga (gabungan LippoBank dan Bank Niaga)dan Bank Bumiputera yang dimiliki secara mayoritas share melalui Malayan Banking Berhad (Maybank) dan Khazanah Nasional Berhad. Di bidang telekomunikasi mereka menguasai saham mayoritas XL dan Axis. Di sektor penerbangan setidaknya ada 3 perusahaan yang eksis di Indonesia, yaitu Firefly Airlines, MAS dan AirAsia. Di bidang perhotelan mereka masuk melalui grup Tunes Hotel yang membangun hotel mulai dari Bali dan merambah ke kota besar lainnya di Indoensia. Di sektor properti, Metro Ikram, Shd, Bhd menggandeng Perumnas telah membangun perumahan di wilayah Rawalumbu Bekasi, Parungpanjang Bogor dan Jatiwarna Bekasi. Dalam waktu dekan produk Proton yang mulai masuk RI malah berencana membangun pabrik otomotif di sini.
Sektor lain yang diminati adalah bidang infrastruktur. Melalui PT. Lintas Marga Sedaya dan PT. Nusacipta Pratama yang sebagian besar saham dimiliki PLUS Expessway , Bhd telah memegang konsensi tol Cikampek -Palimanan dan Cikarang-Tanjungpriok. Sektor perkebunan adalah sektor yang paling mereka gandrungi. Lebih dari 2,5 juta hektar lahan sawit di Indonesia telah dikuasai dan dikeklola perusahaan milik Malaysia memalui Kuala Lumpur Kepong Bhd, PBB Oil Palm Bhd, Fima Corporation, Agro Hope Bhd, Gonden Hope Plant, Bhd, dll
Sementara di bidang asuransi PT. Syarikat Tafakul Indonesia telah melayani masyarakat kita sejak tahun 1994. Di sektor kesehatan setidaknya ada beberapa Rumah sakit milik Malaysia, antara lain; RS. Selasih, RS Medika Permata Hijau, RS Medika Bumi Serping Damai yang dioperasikan oleh KPJ Healthcare Berhad.Di bisang pendidikan ada Inti College dan Universitas Islam Antarbangsa. Sedangkan di bidang migas ada Petronas yang telah masuk, bahkan mulai membuka banyak SPBU di Indonesia.
Kira-kira mengapa ya perusahaan mereka mau begitu aktif ekspansi ke Indonesia? dan bagaimana mereka bisa mampu aktif berinventasi ke luar negri? Any argument?
Saat ini, paling tidak tercatat sudah ada 100 perusahaan milik Malaysia di Indonesia. Para investor dari negeri jiran itu merambah dari sektor perkebunan, perbankan, asuransi, telekomunikasi, migas, otomotif, penerbangan, properti hingga pendidikan.
Di sektor perbankan, Malaysia memiliki BII, CIMB Niaga (gabungan LippoBank dan Bank Niaga)dan Bank Bumiputera yang dimiliki secara mayoritas share melalui Malayan Banking Berhad (Maybank) dan Khazanah Nasional Berhad. Di bidang telekomunikasi mereka menguasai saham mayoritas XL dan Axis. Di sektor penerbangan setidaknya ada 3 perusahaan yang eksis di Indonesia, yaitu Firefly Airlines, MAS dan AirAsia. Di bidang perhotelan mereka masuk melalui grup Tunes Hotel yang membangun hotel mulai dari Bali dan merambah ke kota besar lainnya di Indoensia. Di sektor properti, Metro Ikram, Shd, Bhd menggandeng Perumnas telah membangun perumahan di wilayah Rawalumbu Bekasi, Parungpanjang Bogor dan Jatiwarna Bekasi. Dalam waktu dekan produk Proton yang mulai masuk RI malah berencana membangun pabrik otomotif di sini.
Sektor lain yang diminati adalah bidang infrastruktur. Melalui PT. Lintas Marga Sedaya dan PT. Nusacipta Pratama yang sebagian besar saham dimiliki PLUS Expessway , Bhd telah memegang konsensi tol Cikampek -Palimanan dan Cikarang-Tanjungpriok. Sektor perkebunan adalah sektor yang paling mereka gandrungi. Lebih dari 2,5 juta hektar lahan sawit di Indonesia telah dikuasai dan dikeklola perusahaan milik Malaysia memalui Kuala Lumpur Kepong Bhd, PBB Oil Palm Bhd, Fima Corporation, Agro Hope Bhd, Gonden Hope Plant, Bhd, dll
Sementara di bidang asuransi PT. Syarikat Tafakul Indonesia telah melayani masyarakat kita sejak tahun 1994. Di sektor kesehatan setidaknya ada beberapa Rumah sakit milik Malaysia, antara lain; RS. Selasih, RS Medika Permata Hijau, RS Medika Bumi Serping Damai yang dioperasikan oleh KPJ Healthcare Berhad.Di bisang pendidikan ada Inti College dan Universitas Islam Antarbangsa. Sedangkan di bidang migas ada Petronas yang telah masuk, bahkan mulai membuka banyak SPBU di Indonesia.
Kira-kira mengapa ya perusahaan mereka mau begitu aktif ekspansi ke Indonesia? dan bagaimana mereka bisa mampu aktif berinventasi ke luar negri? Any argument?
Selasa, 17 Agustus 2010
Berwirausaha? mengapa tidak?? (Mari menjadi Entrepreneur)
Menurut survey Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), angka pengangguran pada 2009 diproyeksikan naik menjadi 9% dari angka pengangguran 2008 sebesar 8,5%. Kenaikan angka pengangguran ini disebabkan semakin merosotnya sumbangan sektor tradable dari 34,9% pada kuartal II 2007 kemudian turun menjadi 26,6% pada kuartal II 2008, dan mengutip data BPS 2004-2008, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai sekitar 9,43 juta. Angka yang tak patut untuk dibanggakan. Memang benar apa yang diproyeksikan oleh LIPI tersebut, karena kenyataanya memang benar-benar pengangguran itu dirasakan masyarakat. Minimnya lapangan pekerjaan di berbagai sektor, Tingginya Pemutusan Hubungan Kerja, Sumber Daya Manusia yang kurang mumpuni, dan berbagai permasalahan yang banyak dihadapi oleh sektor tenaga kerja di negri ini.
Melihat kondisi tersebut, Kewirausahaan mungkin adalah solusi tepat untuk mengurangi angka pengangguran yang semakin tinggi yang menjadi bahaya terhadap tingkat perekonomian perekonomian suatu Negara.
Enterpreneurship atau Kewirausahaan adalah tanggapan terhadap peluang usaha yang terungkap dalam seperangkat tindakan serta membuahkan hasil berupa organisasi usaha yang melembaga, produktif dan inovatif. Banyak berbagai class, workshop, bahkan seminar tentang kewirausahaan yang dapat membekali diri kita dengan jiwa tersebut. Enterprneurship bukanlah suatu faktor keturunan yang diwariskan, melainkan jiwa entrepreneur bisa tumbuh dalam diri siapa saja, Mau tahu 10 Ciri Kepribadian Jiwa Enterpreneur yang saya dapat dari contekan dari temen saya , 10 ciri itu adalah; percaya diri, mau ambil resiko, tanggung jawab, mampu berkomunikasi baik/menjual, membuat orang percaya, mampu menangani situasi krisis, kreatif, suka dengan apa yang kita lakukan, luwes, dan mau belajar.
Mungkin secara praktis, siswa dapat belajar berwirausaha dengan berpatungan modal dengan teman, ortu atau saudara untuk membuka usaha kecil-kecilan (ex. waffel, hiasan, kartu ucapan, bando, paket makanan untuk hari besar, etc.) belajar jadi distributor produk temen, belajar memasarkan produk MLM, atau beli hak usaha franchise yang saat ini lagi marak??
Mungkin diantara kita punya jiwa tersebut dan ingin menjadi enterprneur handal?? Bersiaplah dan ayo mencoba!!!
Melihat kondisi tersebut, Kewirausahaan mungkin adalah solusi tepat untuk mengurangi angka pengangguran yang semakin tinggi yang menjadi bahaya terhadap tingkat perekonomian perekonomian suatu Negara.
Enterpreneurship atau Kewirausahaan adalah tanggapan terhadap peluang usaha yang terungkap dalam seperangkat tindakan serta membuahkan hasil berupa organisasi usaha yang melembaga, produktif dan inovatif. Banyak berbagai class, workshop, bahkan seminar tentang kewirausahaan yang dapat membekali diri kita dengan jiwa tersebut. Enterprneurship bukanlah suatu faktor keturunan yang diwariskan, melainkan jiwa entrepreneur bisa tumbuh dalam diri siapa saja, Mau tahu 10 Ciri Kepribadian Jiwa Enterpreneur yang saya dapat dari contekan dari temen saya , 10 ciri itu adalah; percaya diri, mau ambil resiko, tanggung jawab, mampu berkomunikasi baik/menjual, membuat orang percaya, mampu menangani situasi krisis, kreatif, suka dengan apa yang kita lakukan, luwes, dan mau belajar.
Mungkin secara praktis, siswa dapat belajar berwirausaha dengan berpatungan modal dengan teman, ortu atau saudara untuk membuka usaha kecil-kecilan (ex. waffel, hiasan, kartu ucapan, bando, paket makanan untuk hari besar, etc.) belajar jadi distributor produk temen, belajar memasarkan produk MLM, atau beli hak usaha franchise yang saat ini lagi marak??
Mungkin diantara kita punya jiwa tersebut dan ingin menjadi enterprneur handal?? Bersiaplah dan ayo mencoba!!!
Minggu, 15 Agustus 2010
Cost of Good Sold for Merchandising Company
Cost of Goods Sold, or COGS, is the amount a merchandising company paid for the goods sold during a given period. It's important to know that this is not price at which the goods were sold but the price at which they were purchased and the direct cost associated with bringing them to the salesroom and completing the sale. COGS is used in both reporting and analyzing sales of companies of all sizes; it is an important part of the general ledger and also calculating important things such as the break-even point, or the point where the company will have made a net profit of $0.
Purchase xx
Less : Ending Inventory xxx
Beginning Inventory xxx
Add : Cost of Good Purchased
Purchase xx
(-) Purchase Return and Allowance (x)
(-) Purchase Discount (x)
Net Purchase xx
(+) Freight in x xx
(+) Freight in x xx
= Cost of Good Available for Sale xxx
Less : Ending Inventory xxx
= Cost of Good Sold xx
Any comment?
kira-kira Freight term-nya apa ya, yang menambah komponen net purchase di atas?
Rabu, 11 Agustus 2010
Economics Case Study X-001
Economics Case Study X-001
Tahun 2008, rakyat Indonesia yang sudah susah makin susah akibat kenaikan harga beras dan minyak goreng, dua jenis komoditas yang merupakan kebutuhan pokok rakyat Indonesia. Ketika harga beras melambung hingga mencapai Rp 7.000, Pemerintah mengantisipasinya dengan menggelas operasi pasar (OP) beras. Ratusan ribu ton beras didatangkan dari Taiwan dengan alasan stok beras dalam negeri terbatas. Kenyataannya OP beras gagal membendung kenaikan harga beras. Bahkan dalam kegiatan OP beras muncul joki-joki bayaran dari pedagang beras besar yang memborong beras OP untuk kemudian dijual kembali dengan harga pasar yang mencekik rakyat. Alhasil, mekanisme OP gagal mengurangi beban rakyat.
Kemudian Pemerintah mengajukan wacana akan menaikkan pajak ekspor CPO (Crude Palm Oil) dari 1,5% menjadi 6,4%. Maksudnya supaya para pengusaha CPO menjual produknya ke pasar dalam negeri supaya harga minyak goreng turun. Rencana itu langsung diprotes, bukan saja oleh pedagang CPO tetapi juga oleh petani kelapa sawit. Para pengusaha CPO yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GPKSI) menilai, kenaikan itu akan menambah beban pengusaha dan petani yang berimbas pada kerugian mencapai Rp 296 Miliar. Bahkan sejumlah pengamat berpendapat menaikkan pajak ekspor CPO bukan solusi karena toh CPO bukan hanya untuk dibuat minyak goreng tetapi juga untuk produk-produk lain.
Fakta ini merupakan ironi bangsa ini. Bagaimana negara agraris bisa kesulitan mengontrol harga beras yang terus naik? Bagaimana juga bisa dijelaskan , dengan jumlah produksi nasional 16 juta ton CPO per tahun dan kebutuhan dalam negeri hanya 4 juta ton setahun, rakyat kita bisa kekurangan stok minyak goreng hingga harga melambung mencapai Rp 12.000. Meski Pemerintah telah mewajibkan tiap pengusaha CPO untuk mendistribusikan produknya ke dalam negeri, namun mereka tetap memilih mengekspornya ketimbang untuk memenuhi kewajibannya di dalam negeri.
Note: Palm oil is an edible plant oil derived from the fruit and kernels (seeds) of the oil palm.
1. Menurut anda, mengapa harga beras dan minyak goreng memiliki kecenderungan terus naik?
2. Menurut anda, mengapa harga beras dan minyak goreng sulit dikontrol Pemerintah?
3. Apakah kejadian di atas berhubungan dengan sistem ekonomi yang kita anut? Jelaskan argumentasi anda!
Tahun 2008, rakyat Indonesia yang sudah susah makin susah akibat kenaikan harga beras dan minyak goreng, dua jenis komoditas yang merupakan kebutuhan pokok rakyat Indonesia. Ketika harga beras melambung hingga mencapai Rp 7.000, Pemerintah mengantisipasinya dengan menggelas operasi pasar (OP) beras. Ratusan ribu ton beras didatangkan dari Taiwan dengan alasan stok beras dalam negeri terbatas. Kenyataannya OP beras gagal membendung kenaikan harga beras. Bahkan dalam kegiatan OP beras muncul joki-joki bayaran dari pedagang beras besar yang memborong beras OP untuk kemudian dijual kembali dengan harga pasar yang mencekik rakyat. Alhasil, mekanisme OP gagal mengurangi beban rakyat.
Kemudian Pemerintah mengajukan wacana akan menaikkan pajak ekspor CPO (Crude Palm Oil) dari 1,5% menjadi 6,4%. Maksudnya supaya para pengusaha CPO menjual produknya ke pasar dalam negeri supaya harga minyak goreng turun. Rencana itu langsung diprotes, bukan saja oleh pedagang CPO tetapi juga oleh petani kelapa sawit. Para pengusaha CPO yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GPKSI) menilai, kenaikan itu akan menambah beban pengusaha dan petani yang berimbas pada kerugian mencapai Rp 296 Miliar. Bahkan sejumlah pengamat berpendapat menaikkan pajak ekspor CPO bukan solusi karena toh CPO bukan hanya untuk dibuat minyak goreng tetapi juga untuk produk-produk lain.
Fakta ini merupakan ironi bangsa ini. Bagaimana negara agraris bisa kesulitan mengontrol harga beras yang terus naik? Bagaimana juga bisa dijelaskan , dengan jumlah produksi nasional 16 juta ton CPO per tahun dan kebutuhan dalam negeri hanya 4 juta ton setahun, rakyat kita bisa kekurangan stok minyak goreng hingga harga melambung mencapai Rp 12.000. Meski Pemerintah telah mewajibkan tiap pengusaha CPO untuk mendistribusikan produknya ke dalam negeri, namun mereka tetap memilih mengekspornya ketimbang untuk memenuhi kewajibannya di dalam negeri.
Note: Palm oil is an edible plant oil derived from the fruit and kernels (seeds) of the oil palm.
1. Menurut anda, mengapa harga beras dan minyak goreng memiliki kecenderungan terus naik?
2. Menurut anda, mengapa harga beras dan minyak goreng sulit dikontrol Pemerintah?
3. Apakah kejadian di atas berhubungan dengan sistem ekonomi yang kita anut? Jelaskan argumentasi anda!
Senin, 09 Agustus 2010
Mata Uang di dunia
Mata uang yang sama bukan berarti memiliki mata uang yang sama, namun hanya namanya saja yang sama, sedangkan secara fisik berbeda. Contohnya seperti Dollar yang memiliki banyak jenis seperti dollar amerika, dollar singapura, dollar zimbabwe dan lain sebagainya.
Afghanistan : Afgani
Afrika Selatan : Rand
Afrika Tengah : Franc
Albania : Lek
Aliazair : Dinar
Amerika Serikat : Dollar
Angola : Kwanza
Argentina : Peso
Australia : Dollar
Austria : Shilling
Bangladesh : Taha
Belanda : Gulden
Belgia : Franc
Bolivia : Boliviarnus
Brazil : Cruzeiro
Brunei Darussalam : Dollar
Bulgaria : Lev
Canada : Dollar
Cekoslovakia : Koruna
Ceylon : Rupee
Chad : Franc
Chili : Peso
Cina : Yuan
Denmark : Krone
Dominika : Peso
EI Salvador : Kolon
Emirat Arab : Dirham
Equador : Sucrve
Ethiopia : Birr
Filipina : Peso
Finlandia : Markka
Ghana : Cedi
Guatemala : Queizal
Haiti : Courde
Honduras : Lempira
Hongaria : Forint
Hongkong : Dollar
India : Rupee
Indonesia : Rupiah
Inggris : Pound Sterling
Irak : Dinar
Iran : Real
Irlandia : Pound
Islandia : Krona
Italia : Lire
Jamaika : Dollar
Jepang : Yen
Jerman : Deutsche Mark
Kamboja : Riel
Kamerun : Franc
Kenya : Shilling
Kolumbia : Peso
Kongo : Franc
Korea Selatan. : Won
Korea utara : Won
Kuba : Peso
Kuwait : Dinar
Laos : New Kip
Libanon : Pound
Liberia : Dollar
Libia : Dinar
Luxemburg : Franc
Malaysia : Ringgit
Malvinas : Pound
Maroko : Dirham
Meksiko : Peso
Mesir : Pound
Monako : Franc
Mongolia : Tugrik
Mozambik : Escudo
Muangthai : Bath
Myanmar : Kyat
Namibia : Rand
Nepal : Rupee
New Zealand : Dollar
Nicaragua : Kordoba
Nigeria : Naira
Norwegia : Kroon
Oman : Rial
Pakistan : Rupee
Panama : Balboa
Papua Nugini : Kina
Paraguay : Guarani
Perancis : Franc
Peru : Sole
Polandia : Zloty
Portugal : Escudo
Qatar : Riyal
Rumania : Leu
Rusia : Rubel / Ruble / Rouble
Saudia Arabia : Riyal
Senegal : Franc
Singapura : Dollar
Siprus : Pound
Spanyol : Peseta
Srilanka : Rupee
Sudan : Pound
Suriah : Pound
Suriname : Guilder
Swedia : Kroon
Swiss : Franc
Syria : Pound
Taiwan : Dollar
Tanzania : Shilling
Thailand : Baht
Tunisia : Dinar
Turki : Lira
Uganda : Shilling
Uruguay : Peso
Vatikan : Lira
Venezuela : Bolivar
Vietnam : Dong
Yaman : Imani
Yordania : Dinar
Yugoslavia : Dinar
Yunani : Drachma
Zaire : Zaire
Zambia : Kwacha
Zimbabwe : Dollar
Afghanistan : Afgani
Afrika Selatan : Rand
Afrika Tengah : Franc
Albania : Lek
Aliazair : Dinar
Amerika Serikat : Dollar
Angola : Kwanza
Argentina : Peso
Australia : Dollar
Austria : Shilling
Bangladesh : Taha
Belanda : Gulden
Belgia : Franc
Bolivia : Boliviarnus
Brazil : Cruzeiro
Brunei Darussalam : Dollar
Bulgaria : Lev
Canada : Dollar
Cekoslovakia : Koruna
Ceylon : Rupee
Chad : Franc
Chili : Peso
Cina : Yuan
Denmark : Krone
Dominika : Peso
EI Salvador : Kolon
Emirat Arab : Dirham
Equador : Sucrve
Ethiopia : Birr
Filipina : Peso
Finlandia : Markka
Ghana : Cedi
Guatemala : Queizal
Haiti : Courde
Honduras : Lempira
Hongaria : Forint
Hongkong : Dollar
India : Rupee
Indonesia : Rupiah
Inggris : Pound Sterling
Irak : Dinar
Iran : Real
Irlandia : Pound
Islandia : Krona
Italia : Lire
Jamaika : Dollar
Jepang : Yen
Jerman : Deutsche Mark
Kamboja : Riel
Kamerun : Franc
Kenya : Shilling
Kolumbia : Peso
Kongo : Franc
Korea Selatan. : Won
Korea utara : Won
Kuba : Peso
Kuwait : Dinar
Laos : New Kip
Libanon : Pound
Liberia : Dollar
Libia : Dinar
Luxemburg : Franc
Malaysia : Ringgit
Malvinas : Pound
Maroko : Dirham
Meksiko : Peso
Mesir : Pound
Monako : Franc
Mongolia : Tugrik
Mozambik : Escudo
Muangthai : Bath
Myanmar : Kyat
Namibia : Rand
Nepal : Rupee
New Zealand : Dollar
Nicaragua : Kordoba
Nigeria : Naira
Norwegia : Kroon
Oman : Rial
Pakistan : Rupee
Panama : Balboa
Papua Nugini : Kina
Paraguay : Guarani
Perancis : Franc
Peru : Sole
Polandia : Zloty
Portugal : Escudo
Qatar : Riyal
Rumania : Leu
Rusia : Rubel / Ruble / Rouble
Saudia Arabia : Riyal
Senegal : Franc
Singapura : Dollar
Siprus : Pound
Spanyol : Peseta
Srilanka : Rupee
Sudan : Pound
Suriah : Pound
Suriname : Guilder
Swedia : Kroon
Swiss : Franc
Syria : Pound
Taiwan : Dollar
Tanzania : Shilling
Thailand : Baht
Tunisia : Dinar
Turki : Lira
Uganda : Shilling
Uruguay : Peso
Vatikan : Lira
Venezuela : Bolivar
Vietnam : Dong
Yaman : Imani
Yordania : Dinar
Yugoslavia : Dinar
Yunani : Drachma
Zaire : Zaire
Zambia : Kwacha
Zimbabwe : Dollar
Indonesia menuju ACFTA, siap ngga ya?
ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA) adalah salah satu dampak globalisasi di dunia ini.
Bagi kita, penerapan ACFTA dapat dilihat segi positif dan negatifnya.
Segi positifnya antara lain: pertama, masyarakat mendapatkan lebih banyak opsi/pilihan produk dan layanan. mereka dapat menikmati berbagai jenis barang dengan kualitas dan harga yang bersaing. Kedua, masyarakat mempunyai lebih banyak referensi jenis barang dan jasa dari lebih banyak produsen. Ketiga, kesempatan ekstensifikasi pasar, pemerintah maupun swasta dapat meningkatkan kegiatan dan volume perdagangan dalam negeri dan luar negeri. Keempat, mobilitas barang dan jasa serta manusia lebih bergairah sehingga mendorong peningkatan dan pemeliharaan infrastruktur. Kelima, jasa transportasi dan komunikasi akan berkembang pesat, dan banyak opportunity lainnya.
Segi negatifnya antara lain: pertama, produksi dalam negeri mendapat persaingan yang semakin ketat. Kedua, merupakan ancaman bagi pelaku ekonomi dan bisnis domestik yang tidak efisien. Ketiga, ada kecenderungan beralihnya pelaku ekonomi produktif (memproduksi barang) ke usaha perdagangan (tengkulak). Keempat, peningkatan ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) karena alasan efisiensi, dan sebagainya.
Kita bisa belajar dari masyarakat ekonomi Eropa (MEE) dimana mereka telah memiliki kekuatan luar biasa setelah terbentuknya pasar tunggal Eropa, mata uang tunggal, pembebasan tarif, dan keuntungan lainnya. Berarti untuk mewujudkan kemakmuran masyarakat kawasan Asia, salah satu bisa dimulai dengan ACFTA ini. Namun, sudah barang tentu masih banyak agenda untuk menuju ke kondisi seperti MEE tersebut. Berbagai kendala dalam hal ini akan tercermin dari banyaknya perbedaan antarnegara terutama ideologi, sistem politik, ekonomi, budaya, sosial, pertahanan dan keamanan. (Dr. Didik Susetyo, M.Si) Beberapa sektor industri yang kena dampak, terutama industri-industri muda (infant industries) yang masih membutuhkan perlindungan, industri yang beroperasi tidak efisien, dan beberapa industri substitusi impor yang sangat dibutuhkan untuk proses produksi berikutnya. Menyimak beberapa industri yang akan tergilas tersebut di atas tentu beberapa komoditas yang berpotensi bakal tergilas antara lain beberapa hasil agro industri setengah jadi , tekstil, semen, elektronika, kimia, obat-obatan, dan lainnya. Sebenarnya masih banyak lagi kekhawatiran komoditi-komoditi Indonesia bakan tergilas oleh produk-produk China dan Negara-negara ASEAN lainnya. Hal ini tak dapat kita tampik melihatnya banyaknya jenis dan kuantitas produk China yang telah membanjiri pasar Indonesia akhir-akhir ini. Ironisnya lagi, seluruh barang impor China tersebut ditawarkan dengan harga yang sangat murah, bahkan lebih murah dari harga produk dalam negeri yang notabenenya tidak diatribusi biaya angkut dan pajak seperti halnya produk China tadi.
Sistem mass production serta perlindungan pemerintah terhadap pertanian dan industri di negeri China sana mungkin adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kekuatan produk mereka. Namun kekuatan, kreativitas, daya tahan / surviving power, perekonomian serta struktur industri Indonesia akan teruji dalam implementasi ACFTA ini.
Bagaimanapun kita harus berani berkompetisi. Ayo semangat!! Any comment? karena topik ini cukup menarik untuk didiskusikan, demi pengembangan kita bersama tentu saja.
Minggu, 08 Agustus 2010
sekilas aja tentang... PETTY CASH
Kas Kecil / Petty Cash, merupakan akun atau account yang khusus dipergunakan khusus untuk mendanai transaksi-transaksi kecil dan rutin.
Prosedur Kas Kecil
jurnal: kas kecil xxx
kas xxx
jurnal: biaya materai xxx
biaya tol xxx
kas xxx
TIPS : Selalu lakukan penghitungan cepat terhadap fisik kas kecil, setiap selesai melakukan pengeluaran kas kecil. Hal ini aka dapat mengurangi beban pekerjaan pada saat melakukan rekonsiliasi di penutupan kas kacil setiap harinya.
Karakteristik Dasar dari Kas Kecil
1) Jumlahnya dibatasi tidak lebih atau tidak kurang dari suatu jumlah tertentu yang telah ditentukan oleh manajemen perusahaan. Tentunya masing-masing perusahaan menetapkan jumlah / standar materialitas yang berbeda sesuai dengan skala operasional perusahaan (biasanya antara Rp 500,000,- sampai dengan Rp 5,000,000,- )
2) Dipergunakan untuk mendanai transaksi kecil yang sifatnya rutin setiap hari
3) Disimpan di tempat khusus, entah itu dengan kotak kecil, yang biasa disebut dengan petty cash box atau di dalam sebuah amplop.
4) Ditangani atau dipegang oleh petugas keuangan di tingkatan pemula (Junior Cashier).
Prosedur Kas Kecil
Terlepas dari material atau tidaknya nilai dari kas kecil, kas kecil memiliki perananyang penting di dalam operasional perusahaan. Transaksi-transaksi kecil terjadi setiap hari mulai sejak awal jam operasional perusahan dipagi hari sampai akhir jam operasional di sore atau malam hari.
Untuk itu, perusahan hendaklah melakukan pengelolaan kas kecil secara baik. Prosedur kas kecil mutlak diperlukan. Tidak ada alas an bagi perusahaan untuk tidak melakukan pengelolaan. Pengelolaan yang tidak memadai atau cenderung buruk akan kas kecil, dapat mengganggu kelancaran operasional perusahaan. Dapat dibayangkan jika suatu ketika perusahaan kehabisan kas kecil, akan ada banyak pembelian kecil yang tidak dapat dilakukan dengan cepat.
Metode yang pali sering digunakan adalah imprest system, sbb:
Pembentukan / Penetapan Batas saldo maksimal dan minimal kas kecil
Di awal pembentukan akun kas kecil, manajemen hendaknya menetapkan nominal yang pasti mengenai saldo minimal dan saldo maksimal atas kas kecil. Seperti telah disampaikan di atas, nominal yang akan ditentukan disesuaikan dengan sekala operasional perusahaan.
jurnal: kas kecil xxx
kas xxx
Penggunaan Kas Kecil
Bagian yang membutuhkan, seharusnya mengajukan permohonan kas kecil sebelum melakukan pembelian, dan Kasir Kas kecil hanya boleh mengeluarkan (melakukan pembayaran) Kas Kecil, hanya untuk permohonan pembayaran atau pembelian yang telah mendapat persetujuan dari Financial Controller atau Manajer Keuangan.
Untuk setiap pengeluaran, Kasir kas kecil harus membuat bukti pengeluaran Kas Kecil yang ditanda tangani oleh penerima dana (pembayaran).
Setiap pengeluaran kas kecil dicatat di dalam buku kas kecil, kemudian Bukti pengeluaran diarsipkan dengan baik / disimpan di petty cash box namun tidak dilakukan penjurnalan atas petty cash.
jurnal: - tidak ada - Pengisian Kembali Kas Kecil
Begitu nilai batasan maksimal dan minimal kas kecil telah ditentukan, maka Financial Controller hendaknya memberikan perintah pengisian kepada Kasir Umum (General Cashier) dengan menarik kas dari bank.
Uang diserahkan kepada Kasir kas kecil. Setelah jumlah fisik dana kas kecil selesai dihitung hendaknya dilakukan serah terima resmi, dimana Kasir Kas Kecil menandatangani tanda terima atas dana Kas Kecil yang diserahkan sekaligus sebagai tanda serah terima tanggung jawab atas dana kas kecil tersebut.
Kasir Kas Kecil wajib mentaati ketentuan batas saldo maksimal dan minimal atas kas kecil. Jika suatu ketika saldo kas kecil mengalami perubahan yang signifikan, maka kasir kas kecil : Mengajukan permohonan pengsian kembali (dalam hal saldo diperkirakan akan melewati batas bawah) kepada Financial Controller, atau melaporkan dan menyerahkan kelebihan dana (dalam hal saldo diperkirakan akan melewati batas atas yang telah ditentukan).
Petty cash diisi lagi sejumlah biaya yang telah dikeluarkan sehingga jumlah riil petty cash kembali seperti semula saat pembentukan
jurnal: biaya materai xxx
biaya tol xxx
biaya pos xxx
kas xxx
TIPS : Selalu lakukan penghitungan cepat terhadap fisik kas kecil, setiap selesai melakukan pengeluaran kas kecil. Hal ini aka dapat mengurangi beban pekerjaan pada saat melakukan rekonsiliasi di penutupan kas kacil setiap harinya.
Penghitungan Fisik dan Rekonsiliasi Kas Kecil
Pencatatan dan pelaporan kas kecil hendaklah bersifat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, untuk itu setiap pembukaan diawal jam kerja dan penutupan di akhir jam kerja operasional perusahaan, hendaknya selalu dilakukan penghitungan fisik. Untuk kemudian di cocokankan dengan catatan kas kecil atau lebih dieknal dengan rekonsiliasi kas kecil.
Jika ditemukan perbedaan antara fisik dan akas kecil dengan catatan yang ada, maka perbedaan tersebut hendaknya dilaporkan kepada Financial Controller, jika sudah di approve, maka mintalah bookkeeper melakukan adjustment atas perbedaan tersebut.
Rabu, 04 Agustus 2010
Redenominasi atawa Sanering nih?
Rencana redenominasi Rupiah dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI) pada hari Senin (2/8/2010) malam. Rencana redenominasi Rupiah ini pasti akan menimbulkan pertanyaan seputar tentang hal itu. Apa itu redenominasi Rupiah? Arti redenominasi Rupiah adalah pengurangan nominal atau penyederhanaan mata uang Rupiah tapi tidak dengan memotong nilai tukar Rupiah tersebut.
Sebagai contoh redenominasi Rupiah misalnya uang Rp 10.000,- akan menjadi Rp. 10,- (dengan dikurangi 3 digit nominal). Untuk contoh nyatanya, misalnya kita biasa membeli sesuatu dengan harga Rp. 10.000,-, setelah adanya redenominasi Rupiah ini kita jadi membayar Rp. 10,-.
Ada kabar juga bahwa nanti dalam masa sosialisasi redenominasi Rupiah ini akan ada 2 mata uang, Rupiah lama dan Rupiah baru. Repot, karena misalnya di Supermarket pakai sistem Barcode tidak terlalu rumit, tinggal buat 2 barcode, mau bayar pakai Rupiah lama atau Rupiah baru, tinggal scan. Tapi kalau di warung-warung kecil pastinya malah jadi ribet ya. “Mau bayar pakai uang Rupiah lama atau baru?” “Kembaliannya uang lama atau baru?” Aduh
Ya kita nantikan saja redenominasi Rupiah ini yang rencana akan total berlaku pada tahun 2022, dengan masa sosialisasi sejak tahun 2012
Ada kabar juga bahwa nanti dalam masa sosialisasi redenominasi Rupiah ini akan ada 2 mata uang, Rupiah lama dan Rupiah baru. Repot, karena misalnya di Supermarket pakai sistem Barcode tidak terlalu rumit, tinggal buat 2 barcode, mau bayar pakai Rupiah lama atau Rupiah baru, tinggal scan. Tapi kalau di warung-warung kecil pastinya malah jadi ribet ya. “Mau bayar pakai uang Rupiah lama atau baru?” “Kembaliannya uang lama atau baru?” Aduh
Ya kita nantikan saja redenominasi Rupiah ini yang rencana akan total berlaku pada tahun 2022, dengan masa sosialisasi sejak tahun 2012
Nah, kalau sanering kita dulu sih udah pernah, yaitu pemotongan nilai uang melalui pemotongan fisik uang itu sendiri. Implikasinya juga jelas-jelas berbeda. Tak ada nilai tukar yang berubah pada proses redenominasi. Sebaliknya, dengan sanering, nilai tukar uang berkurang. Menjadi kurang daya belinya.
Langganan:
Komentar (Atom)
